Image source: Bisnis


Bisnis, 17 Juli 2018

Industri properti yang dinilai sebagai salah satu penggerak terbesar perekonomian Indonesia masih belum memiliki kelengkapan dan keakuratan database.

Sekjen DPP Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan ketersediaan data yang ada di asoiasi, perbankan, dan pemerintahan dinilai masih kurang akurat dan lengkap untuk menggambarkan keadaan properti seutuhnya di Indonesia.

“Data dari perbankan hanya menunjukkan penggunaan kredit, Kementerian PUPR mayoritas untuk data perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan yang dari pengembang juga belum tentu valid karena di satu sisi pengembang takut ketahuan oleh kompetitor,” ujar Totok saat dihubungi Bisnis, Selasa (17/7).

Artikel ini dipublikaskan oleh Bisnis. Baca artikel DI SINI.


Dapatkan berita dan info real estate ter-update di Indonesia dengan follow LinkedIn Colliers di bawah ini!

Kontak PR Kami


Indonesia